WARTAAMPERAK.COM_MAMUJU_))))))) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) mengikuti rapat evaluasi terkait rencana proses tahapan hibah lahan Bandar Udara Tampa Padang Mamuju. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkintanhub) Provinsi Sulawesi Barat, Jumat 12 Juni 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Murdanil, selaku Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Provinsi Sulawesi Barat, bersama Kepala Bagian Pemerintahan dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Pemkesra. Ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Fokus utama rapat adalah mengevaluasi perkembangan terbaru serta mengidentifikasi berbagai tantangan dalam proses hibah lahan Bandara Tampa Padang.
Murdanil menegaskan bahwa hibah lahan ini merupakan fondasi utama bagi pembangunan Bandara Tampa Padang yang diharapkan menjadi gerbang konektivitas baru bagi Sulawesi Barat.
“Proses tahapan hibah lahan ini harus kita kawal sejak dari dokumen pertanahan hingga penetapan status hibah. Jangan sampai ada hambatan administrasi yang memperlambat pembangunan bandara, karena ini menyangkut akses masyarakat terhadap transportasi udara dan percepatan pembangunan ekonomi di provinsi kita,”* ujar Murdanil usai memimpin rapat.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar perangkat daerah, khususnya dengan Dinas Perkintanhub, terus diperkuat untuk memastikan setiap tahapan sesuai regulasi dan target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, keberadaan Bandara Tampa Padang tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antar daerah, tetapi juga membuka peluang investasi dan pariwisata di Sulawesi Barat.
Rapat evaluasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi teknis, termasuk percepatan verifikasi dokumen pertanahan dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait di tingkat pusat.(rls)
