Kepala Desa Bakka Bakka Darwis, SE., saat di wawancara. (tengah)
Polewali.WartaAmperak== Salah seorang Balon Kades (Bakal Calon Kepala Desa) Bakka Bakka diduga memalsukan tanda tangan Kepala desa Bakka Bakka Darwis SE., pada surat cuti sebagai kepala dusun dalam proses pencalonan kepala Desa.
Balon Kades berinisal HR yang menjabat sebagai kepala dusun di salah satu dusun yang ada di desa Bakka Bakka kecamatan Wonomulyo kabupaten Polewali Mandar. Kamis, 30/9/2021.
Saat di konfirmasi usai melakukan test wawancara sebagai Balon Kades Bakka Bakka HR mengatakan, “isu terkait persoalan tanda tangan palsu yang saya buat, saya rasa itu tidak benar, karena menurut saya yang bertanda tangan pada surat cuti tersebut yakni pak desa sendiri.” katanya.
Ditambahkan oleh HR, “Menurut saya pak tanda tangan pada surat cuti tersebut, pak desa yang bertanda tangan, saya minta tanda tangan pak desa dengan sembunyi – sembunyi dan menyelipkan berkas surat cuti bersama berkas lainnya, karena boleh dikata saya maju pak, di bilangi sama pak desa jangan mi dulu maju karena tantemu (istri kades red.) mau maju.” Ungkap HR.
Lanjut, HR mengatakan dengan adanya kejadian dan permasalahan ini bisa menjadi instrospeksi diri bagi diri saya
Terpisah, H. Darwis Kepala Desa Bakka Bakka mengatakan kepala dusun adalah salah satu perangkat desa dan dalam UU No. 6 tahun 2014 di atur pada pasal 44 berbunyi setiap perangkat desa yang mendaftar sebagai bakal calon kepala desa memiliki surat cuti, itu amanah dan harus di penuhi agar tidak terjadi cacat hukum dalam pencalonan sebagai Balon Kades.
Kades Bakka-Bakka menambahkan, “Surat cuti muncul namun saya sama sekali tidak pernah membuat surat cuti pada oknum tersebut karena HR juga tidak pernah meminta, jangankan meminta pak ketemu saja tidak pernah dan keabsahan surat cuti tersebut saya tidak benarkan karena saya sama sekali tidak pernah bertanda tangan, mulai dari nomor surat, tanda tangan, stempel saya tidak benarkan keabsahannya.” Ucap Darwis.
Darwis menambahkan Setelah saya melihat dan teliti berkas tersebut memang ada dugaan tanda tangan saya di palsukan karena sangat berbeda dengan tanda tangan saya namun saya tetap berharap kepada HR untuk niat baik memberikan klarifikasi.

“Saya pak niat baik berikan oknum tersebut kesempatan untuk klarifikasi tapi sampai saat ini belum ditanggapi, tapinantilah kita lihat bagaimana proses selanjutnya.” Ungkap kades Bakka-Bakka.
Abd. Malik Ketua Panitia Kabupaten Pilkades Kab. PolMan mengatakan, “kita benarkan hal tersebut sudah sampai ke kami sebagai Panitia kabupaten, dan saat ini sedang dalam proses penanganan, mengenai hasil kami belum bisa sampaikan karena masih dalam pendalaman oleh tim pengawasan kabupaten,” Tegas Abd. Malik. (aco metro)


Kepala Desa Bakka Bakka Darwis, SE., saat di wawancara. (tengah)