Kadis Sosial PolMan Bantah Ada Oknum TNI-Polri Terima Bantuan

  • Bagikan

Kepala Dinas Sosial kabupaten Polewali Mandar H. Azwar Jasin Sauru.

Polewali.WartaAmperak===== Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar (PolMan) Aswar Jasin Sauru membenarkan adanya kabar 69 ASN masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan APBN dan membantah adanya oknum TNI/Polri sebagai penerima, hal tersebut di sampaikan dalam jumpa pers di Aula Kantor Dinas Sosial Kab. PolMan Senin (20/12/2021).

Kepala Dinas Sosial Polman Azwar Jasin saat jumpa pers menegaskan data 69 orang ini tidak terdapat anggota TNI dan Polri, tetapi di kolom aplikasi itu yang paling banyak didapatkan adalah kategori mampu.

“69 jiwa ini yang terima mereka tergolong mampu, inilah yang menjadi pertanyaan yang menyebut nama Anggota TNI POLRI karna masuk dalam kolom mampu di aplikasinya, Dalam Aplikasi di kementerian sosial (Kemensos) itu satu Rumpun atau satu kolom dimana dalam kelompok itu tergabung ada ASN, TNI dan POLRI dalam Kolom orang Mampu, sehingga dalam memberikan informasi itu kita selalu menyebut ada ASN dan TNI/Polri” ujar Azwar Jasin.

Lanjut, Azwar menerangkan sebanyak 46.593 jiwa warga Polman dari Kemensos dikembalikan ke Dinsos Kabupaten dan Kemensos meminta agar mencari tahu alasan kenapa 46.593 ribu warga Polman ini tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau data Non DTKS.

Sebab pengembalian itu, Mantan Kadis PMD Polman tersebut, memerintahkan untuk menyampaikan data itu ke seluruh Desa dan Kelurahan untuk memastikan masing-masing warganya.

“Dari 167 Desa dan Kelurahan, baru 51 Desa yang sudah mengembalikan data dari 8711 jiwa ada 5332 jiwa yang ditemukan untuk diusulkan kembali masuk ke DTKS selebih 3379 diantaranya 3067 ada yang sudah tidak ditemukan dan ada yang jadi TKI yang dikeluarkan dan tidak diusulkan lagi ke DTKS,” jelas Azwar.

Tak hanya itu, 46.593 ribu jiwa Penerima Bantuan Iuran untuk jaminan Kesehatan ini sudah di nonaktifkan Kementerian Sosial RI sejak Oktober 2021. Sementara DTKS ini merupakan acuan pemerintah memberikan bantuan ke masyarakat.

Selain itu, didapatkan juga 243 jiwa yang sudah meninggal masih masuk dalam daftar penerima bantuan BPJS APBN. Menurut Azwar kemungkinan besar akan ada lagi ditemukan setelah verifikasi data.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim Polman Kapten Inf. Sumharbas yang hadir dalam konferensi pers tersebut, Ia menyampaikan dari penyampaian Kadis Sosial bahwa tidak ada anggota TNI yang masuk dalam data penerima bantuan tersebut.

“Semua sudah diklarifikasi oleh Kadis Sosial bahwa tidak ada anggota TNI yang masuk dalam data penerima bantuan tersebut.” jelas Kapten Inf. Sumharbas. (Aco Metro).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *