Jaga Performa Pelayanan Wisma Sulbar, Kepala Badan Penghubung Sosialisasikan Standar SOP Sarana Pelayanan

  • Bagikan

WARTAAMPERAK.COM_JAKARTA_)))))))) Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pengelolaan layanan, salah satunya melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) sarana pelayanan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup perangkat daerah tersebut.

Upaya ini penting dilakukan mengingat Badan Penghubung memiliki Subbidang Sarana dan Pelayanan yang berfokus pada pengelolaan penginapan Wisma Sulbar di Jakarta, sehingga ASN yang bertugas dituntut untuk memahami dan menerapkan standar SOP Subbidang Sarana dan Pelayanan agar proses pelayanan publik dapat berjalan secara efektif serta mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, dan optimalisasi PAD.

Seperti yang dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, Kepala Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat Gemilang Sukma melaksanakan kegiatan sosialisasi standar SOP sarana pelayanan di lingkup perangkat daerah tersebut.

Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk arahan dan pemantauan guna memastikan performa pelayanan di Wisma Sulbar tetap terjaga, terukur, dan mampu memberikan umpan balik positif serta kenyamanan bagi para tamu.

Adapun tamu yang menginap di Wisma Sulbar umumnya terdiri dari ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, pejabat Protap, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, tim kesenian, serta masyarakat Sulawesi Barat yang berdomisili di Jakarta.

Gemilang Sukma mengungkapkan, pengelolaan Wisma Sulbar merupakan aspek penting karena menjadi salah satu sumber PAD Provinsi Sulawesi Barat.

“Pengelolaan Wisma Sulbar harus mendapatkan perhatian serius dan dikontrol secara rutin, terutama dalam penerapan standar SOP pelayanan. Selain itu, aspek kebersihan, kerapihan, serta keteraturan fasilitas harus selalu dijaga secara optimal demi menunjang kenyamanan tamu,” kata Gemilang.

Ia menekankan, pengelolaan yang profesional sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi ASN di lingkungan Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat.

Arahan dan pemantauan secara berkala dan berkelanjutan dari pimpinan akan menjadi pedoman untuk memotivasi pegawai ASN untuk lebih berkinerja dan meningkatkan daya saing sesuai dengan sistem Manajemen Talenta ASN, yaitu sistem pengelolaan SDM yang mengintegrasikan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan pegawai berdasarkan potensi dan kinerja (sistem merit), sejalan dengan Program Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam membangun SDM yang unggul dan berkarakter. (Rls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *