Bidang Sarana Dan Prasarana Disdikbud PolMan Gelar Sosialisasi Dan Pendataan Fisik SD/SMP tahun 2022

  • Bagikan

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan kabupaten Polewali Mandar Deddy Irawan.

Polewali.WartaAmperak=====
Memasuki hari ketiga, Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kab. Polewali Mandar melalui Bidang Sarana dan Prasaran menggelar Sosialisasi dan pendataan Fisik SD, SMP Tahun 2022, di Kantor Disdikbud Kab. PolMan, Jumat (25/3/22).

Kegiatan Sosialisasi tersebut rencananya berlangsung selama 4 hari, yang dimulai sejak hari Rabu 23 Maret lalu.

Deddy Irawan Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Kab. PolMan saat di wawancara mengatakan.” Sosialisasi dan pendataan fisik SD, SMP tahun 2022 kita lakukan atas permintaan balitbanreng agar segera memasukkan data, dan adapun peserta pada kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah dan juga operator sekolah, terkhusus untuk hari ini mereka yang berasal dari kecamatan Matangnga, Campalagian, Alu dan Kecamatan Matakali.” Kata Deddy Irawan Kabid yang baru saja di Lantik beberapa waktu yang lalu tersebut.

“Nah ini kegiatan yang kita lakukan pada hari ini terkait pengumpulan data untuk perencanaan pembangunan di tahun 2023 mendatang, Jadi data yang kita kumpulkan pada hari ini menjadi acuan untuk permohonan atau permintaan ke kementrian pendidikan dan Kebudayan guna mendapatkan dana DAK.” jelasnya.

Lanjut, Deddy juga mengungkapkan, “kita berupaya secara ikhlas dan profesional bekerja bersama-sama dengan kepala sekolah supaya kami usulkan semua yang layak untuk diusulkan mendapatkan bantuan. Namun tetap melalui proses yang harus di lalui yaitu sinkronisasi antara dapodik dengan Aplikasi Krisna.” Jelasnya.

Sosialisasi pendataan Fisik SD dan SMP tahun 2022  dikantor Dimas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Polewali Mandar.

Deddy berharap agar kepala sekolah dan operatornya diharapkan memberikan informasi yang akurat karena dengan data yang akurat itulah kita bisa membuat perencanaan yang benar dan bisa menghasilkan pembangunan yang benar pula, karena bila informasi tidak akurat maka perencaan akan salah terlebih pembangunan, dan akhirnya jadi korban tentunya para guru maupun siswa tidak nyaman karena sekolah tidak mendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah.

Sementara itu, di tempat yang sama Agus Malinto Kepala sekolah SD 009 Tapua desa Ba’ba Tapua Kec. Matangnga mengatakan, “hari ini kami mengikuti sosialisasi serta memasukan data sekolah untuk perencanaan pembangunan Dak fisik pada 2023 mendatang.” Terangnya.

“saya mengusulkan pak sesuai kondisi sekolah kami di sana dan yang sangat mendesak itu adalah ruangan belajar siswa yang masih kurang, serta di sekolah kami disana itu sampai hari ini tidak ada ruangan khusus untuk ruang kantor kepala sekolah dan ruang guru.” Kata Agus Malinto.

Agus berharap, “perhatian dari pemerintah khususnya dinas pendidikan, dalam hal kebutuhan sarana dan prasarana sekolah kami, karena disana itu sangat tergantung bagaimana kita meningkatkan mutu pada peserta didik kalau sarana dan prasarananya kurang memadai.” Pungkasnya. (Aco Metro).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *