Ketua APDESI kabupaten Polewali Mandar Darwis, SE. (ataa) Pengurua APDESI saat konferensi Pera di Cafe KSM
Polewali.WartaAmperak–Polemik Revisi Perda PolMan tentang Pemilihan Kepala desa dan penundaan Pilkades di kabupaten Polewali Mandar yang terus bergulir dan sampai saat ini belum menemukan titik temu antara Legislatif dan Eksekutif, mengusik Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) kabupaten Polewali Mandar mengeluarkan pernyataan sikap yang dituangkan dalam bentuk tulisan yang dibacakan dalam konferensi pers di Cafe KSM jalan Raflesia kelurahan Pekkabata kecamatan Polewali kabupaten Polewali Mandar. Senin, 6/9/2021.
Dalam konferensi pers yang dihadiri pengurus APDESI, para Kepala Desa dan Bakal Calon Kepala Desa. Ketua APDESI Polewali Mandar Darwis, SE., berharap Pilkades tahun 2021 serentak tidak menyeberang ke tahun 2022 karena akan menimbulkan banyak masalah nantinya, dan tetap mendukung revisi peraturan Daerah selama tidak mengganggu tahapan Pilkades yang telah berjalan.
“Kalau dalam Perda Pilkades kita ada yang cacat hukum maka kita akan mendukung revisi, namun kalau sudah sesuai tidak usah direvisi tapi yang jelas kami tekankan Pilkades harus tetap berjalan sesuai dengan tahapan,” ujar ketua Apdesi PolMan.
Sementara itu Sekertaris APDESI PolMan Haidir. SI.P., MM. menuturkan, “coba bayangkan kalau sampai pemberkasan dan pemuktahiran data di ulang maka akan menambah cos lagi, jadi kita berharap pilkades tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” kata Haidir.
Sikap APDESI Polewali Mandar diperkuat ketua III APDESI PolMan Jais., Sos.,MM., juga merupakan bakal calon kepala desa Kurma kecamatan Mapilli yang mengatakan selaku kepala Desa dan masyarakat secara terbuka menyampaikan sedikit kecewa dengan Dprd karena Perda Pilkades yang akan direvisi sudah gencar di sosialisasikan oleh anggota Dprd pada saat Reses dan tentunya memakai anggarang yang tidak sedikit, dan kalau direvisi APDESI juga setuju cuma jangan saat ini biarkan Panitia Desa bekerja agar tercipta suasana Pilkades yang sukses, nyaman, aman dan sesuai dengan diharapkan.
“Ada beberapa pertimbangan untuk tidak menunda Pilkades salah satunya 267 bakal calon kepala desa yang telah mengeluarkan biaya dan tenaga serta lainnya dan panitia juga sudah banyak mengorbankan waktunya kalau ini ditunda siapa yang mau mengganti kerugian mereka, saya mewakili teman-teman bakal calon kepala desa bahwa harga mati Pilkades Polewali Mandar tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan Panitia Pilkades Polewali Mandar.” Pungkas Jais Incumbent bakal calon kepala desa Kurma dengan tegas.
Konferensi Pers ditutup oleh Sekertaris APDESI selanjutnya para pengurus APDESI PolMan menuju kantor Dewan Perwakilan Rakya Daerah Polewali Mandar untuk menyerahkan pernyataan sikap yang di tanda tangani oleh Darwis, SE. selaku Ketua dan Haidir, SI.P., MM., sebagai Sekertaris. (arya)




Ketua APDESI kabupaten Polewali Mandar Darwis, SE. (ataa) Pengurua APDESI saat konferensi Pera di Cafe KSM