Perkuat Kapasitas SDM, BPBD Sulbar Matangkan Pra Persiapan Administrasi Inpassing JF Analis Kebencanaan

  • Bagikan

WARTAAMPERAK.COM_MAMUJU_)))))))) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pra persiapan administrasi inpassing Jabatan Fungsional (JF) Analis Kebencanaan sebagai langkah tindak lanjut terhadap Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 7 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional di Bidang Kebencanaan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu 15 April 2026, sebagai upaya memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kebencanaan serta memastikan kesiapan aparatur dalam proses penyesuaian jabatan fungsional.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPBD Sulbar dalam meningkatkan profesionalitas aparatur kebencanaan di daerah, sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di bidang kebencanaan.

“Pra persiapan administrasi inpassing ini penting dilakukan agar seluruh aparatur yang memiliki kompetensi di bidang kebencanaan dapat segera menyesuaikan diri ke dalam Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Yasir Fattah.

Ia menjelaskan bahwa proses ini meliputi pengumpulan dan verifikasi dokumen administrasi, pemetaan kompetensi pegawai, serta koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh persyaratan inpassing dapat terpenuhi secara tepat.

Menurutnya, keberadaan Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas analisis risiko bencana, perencanaan program penanggulangan bencana, hingga penguatan kebijakan berbasis data di daerah.

Lebih lanjut, Yasir Fattah menegaskan bahwa BPBD Sulbar berkomitmen mendukung implementasi kebijakan nasional di bidang kebencanaan melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia yang profesional.

“Kami berharap melalui penyesuaian jabatan fungsional ini, kinerja organisasi semakin meningkat dan penanganan bencana di Sulawesi Barat dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tambahnya.

Dengan dilaksanakannya pra persiapan administrasi ini, BPBD Sulbar berharap proses inpassing Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan dapat berjalan lancar sehingga mampu mendukung penguatan sistem penanggulangan bencana di Provinsi Sulawesi Barat. (Rls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *