Kepala Desa Mammi Sulaiman bersama Ibu Masyita pengelolah TPS R
Polewali.WartaAmperak===== Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) Sipa Maju Desa Mammi Kecamatan Binuang salah satu TPS3R yang eksis beroperasi di Kabupaten Polewali Mandar, Kegiatannya pun tidak hanya mengangkut dan memilah sampah saja, namun juga daur ulang sampah menjadi produk kerajinan tangan bernilai ekonomi. Dari mengolah sampah itupun, para warga yang bekerja di TPS3R itu bisa memperoleh penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tidak sulit menjangkau KSM TPS3R Sipa Maju yang dibangun tidak jauh dari pinggir jalan utama Desa Mammi. Yang terletak di dusun Mammi II.
Pada aktifitas di TPS3R tersebut tampak terlihat Hasil pemilahan sampah organik dan anorganik ini diolah. Sampah plastik dimasukkan ke karung untuk dijual. Sampah plastik yang bisa didaur ulang, diolah menjadi kerajinan, seperti replika bunga, vas bunga, pot bunga, dan tas. Hasil daur ulang itu dikumpulkan di kantor TPS3R Sipa Maju. Sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan pupuk cair.
Dalam kunjungan memantau kegiatan KSM TPS3R Sipa Maju Tersebut (Jumat, 31/12/21) Kepala Desa Mammi Sulaiman mengatakan pihak desa sangat mendukung serta mengapresiasi kegiatan yang ada di TPS3R. Pihak desa selaku pembina KSM Sipa maju dalam hal ini akan terus berupaya untuk mengembangkan potensi dan karya dalam pengolahan sampah yang bisa bermanfaat bagi banyak orang.” Ujar Sulaiman.
lanjut, Sulaiman menuturkan aktivitas TPS3R ini selain mengangkut sampah juga mengolah sampah menjadi pupuk serta kerajinan tangan,
“KSM TPS 3R Sipa Maju di bentuk Sejak tahun 2016 dan alhamdulilah sebagai wujud prestasi TPS3R Sipa Maju yah tentunya terlihat hingga sampai saat ini Masih tetap bertahan, itupun tidak terlepas dari suport pemerintah desa Mammi dan masyarakat kami. Dan baru baru ini TPS3R Sipa Maju mendapat penghargaan yang luar biasa dengan gelar juara 1 lomba pengelolahan sampah se Kab. PolMan.” Tutur Sulaiman
Sulaiman menambahkan kami dari pemerintah desa Mammi melalui musdes telah memberikan insentif kepada KSM TPS3R Sipa Maju melalui anggaran dana desa hingga 40 juta / Tahun.” Kata Sulaiman.

Sulaiman berharap ada langkah-langkah strategis dari Pemkab PolMan untuk mendukung TPS3R ini, salah satu kendala di TPS 3R Sipa Maju saat ini karena tidak adanya mesin pengayak serta masih perlunya pelatihan pengelolahan sampah dan Ini dibutuhkan support Pemkab PolMan.” Ujar Sulaiman.
Sementara itu Masyita ketua KSM TPS 3R Sipa Maju mengatakan struktur keanggotaan kami berjumlah 11 orang dan alhamdulilah semua bekerja sesuai dengan tugasnya dengan baik dan Profesional.
“KSM TPS3R Sipa Maju memiliki 2 unit armada motor untuk mengangkut sampah dalam seminggu sebanyak 2 kali untuk kemudian di pilah dan di kelola, adapun penjualan hasil pengelolahan Sampah yang berupa pupuk kompos sudah banyak di beli masyarakat maupun dari isntansi Pemkab Poan seperti, Dinas Kesehatan, Pertanian dan Lingkungan hidup serta ada juga konsumen dari luar daerah namun untuk hasil kerajinan tangan TPS 3R Sipa Maju seperti tas, baki , gelas, bunga dan lain-lain belum di kenal masyarakat luas sehingga kami belum memproduksi hasil kerjainan tangan dalam jumlah banyak.” Kata Masyita.
Masyita Berharap agar pemerintah kab. PolMan dapat membantu kekurangan TPS3R Sipa Maju.
“Kami harapkan dukungan bantuan pemerintah dalam membantu kekurangan kami di TPS 3R Sipa Maju seperti halnya mesin pengayak karena Kami masih melakukan pengayatan secara manual dan kami juga masih sangat butuh pelatihan serta bimbingan terkait pengelolahan Sampah.” Harap Masyita. (Aco Metro).
