Partai Golkar PolMan Turunkan Alat Berat Bantu Warga Desa Riso

  • Bagikan

Alat berat yang diturunkan DPD II  Partai Golkar PolMan (atas). Ketua  DPD II Partai Golkar PolMan  H. Samsul Mahmud  / pakai  kacamata (bawah).

Polewali.WartaAmperak— Pasca banjir di desa Riso yang mengakibatkan sejumlah rumah rusak parah mendorong DPD II Partai Golkar (Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golongan Karya) kabupaten Polewali Mandar untuk membantu masyarakat dampak banjir dengan menurunkan 1 unit alat berat Eskavator di lokasi bencana banjir desa Riso kecamatan Tapango. Minggu, 29/8/2021.

Alat berat tersebut diturunkan ketua DPD II Golkar H. Samsul Mahmud bersama sejumlah pengurus partai Golkar Polewali Mandar guna menormalisasikan area arus deras air yang menjadi kekhawatiran warga yang mengakibatkan bisa kembali mengikis pemukiman warga.

H. Samsul Mahmud mengatakan menurunkan alat berat ke lokasi bencana sebagai bentuk keprihatinan terhadap warga dampak banjir Desa Riso, menurutnya kondisi yang darurat seperti ini harus segera ditangani melihat kondisi sungai sudah hampir masuk di rumah warga dan akhir akhir ini curah hujan cukup tinggi.” Ucap H. Syamsul

Lanjut, akrab disapa H. Assul itu juga menyampaikan rencana alat berat beroperasi di lokasi bencana 3 sampai 5 hari atau sampai kondisinya benar-benar pulih.

“sekitar 3 sampai 5 hari maksimal, tergantung kordinasi dengan Pemerintah setempat kalau memang masih dibutuhkan,” Ujar Kakak Kandung ketua DPRD PolMan tersebut.

Kedatangan rombongan DPD II Golkar kabupaten PolMan membawa alat berat direspon baik warga desa Riso pasalnya apa yang menjadi kecemasan warga jika terjadi banjir susulan, karena alat berat yang diturunkan H. Samsul Mahmud bersama pengurus DPC Partai PolMan langsung bekerja menormalisasi kondisi sungai.

Salah satu masyarakat desa Riso Asrul Masri mengaku lega karena antusias Partai Golkar dalam penanggulangan bencana di desanya menurutnya luar biasa.

“Ini sangat luar biasa karena betul-betul antusias dari partai ini (Golkar) sehingga bisa membantu masyarakat di desa Riso, melihat langsung situasi dan kondisi sehingga bisa menurunkan alat berat sehingga masyarakat disini bisa lega,” pungkas Asrul Masri. (arya).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *