WARTAAMPERAK.COM_MAMUJU_))))))))) Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan informasi publik berbasis digital.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Dispoparekraf Sulbar pada kegiatan coaching clinic pengisian website layanan informasi publik, yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Daerah Provinsi Sulawesi Barat pada, Rabu, 6 Mei 2026.
Langkah penguatan pelayanan publik berbasis digital ini juga sejalan dengan program Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Dispoparekraf Sulbar mengutus dua perwakilan, yakni Asrina sebagai pengelola website layanan informasi publik dan Setiawan sebagai pengelola layanan pengaduan SP4N-LAPOR!.
Menurut Setiawan, kegiatan coaching clinic tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas pengelola layanan digital guna mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif.
Sementara, Asrina mengatakan, kegiatan yang ia ikuti dapat memberikan pemahaman teknis terkait pengelolaan website informasi publik dalam mendukung implementasi SPBE.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas pengelola layanan digital, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, responsif, dan mudah diakses masyarakat,” ucapnya.
Pelaksanaan coaching clinic sendiri berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, praktik langsung penginputan konten website, hingga pengelolaan layanan pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR!.
Para peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi terkait berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam pengelolaan layanan digital di masing-masing perangkat daerah.
Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai menegaskan bahwa penguatan layanan informasi publik berbasis digital merupakan langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan terbuka.
“Dispoparekraf Sulbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Keterbukaan informasi dan pelayanan pengaduan yang responsif menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujar Bau Akram.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Dispoparekraf Sulbar juga akan terus melakukan pembaruan konten website layanan informasi publik sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penyediaan informasi berkala, informasi serta merta, informasi setiap saat, hingga penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK).
“Pembaruan konten layanan informasi publik secara berkelanjutan merupakan bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada akuntabilitas pelayanan publik,” ungkap Bau Akram.
Selain itu, penguatan layanan pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR! juga menjadi perhatian agar aspirasi dan keluhan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat. (Rls)
