Dewan Pendidikan PolMan Mengecam Keras Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Di Desa Batetangnga

  • Bagikan

WARTAAMPERAK.COM_POLMAN ===== Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (DP PolMan) melalui Sekertaris DP PolMan Awaluddin mengecam keras Dugaan Pelecehan Seksual yang terjadi di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang. Kamis 18/09/2025.

Sekertaris DP PolMan menyampaikan bahwa kasus pelecehan seksual anak dibawah umur yang di duga terjadi dalamD rentang waktu yang cukup lam sejak 2024 kepala sekolah PAUD yang seharusnya melindungi korban sungguh merupakan perbuatan amoral dan diluar nalar. Lembaga Pendidikan penjaga moral dan penjaga etika ketika semua instrument berada pada titik nadir.

Dari hasil asesmen yang kami lakukan dengan orang tua korban, masyarakat dan koalisi masyarakat sipil ditambah dari pendalaman pemberitaan dari berbagai media sejak kasus mulai terungkap mengindikasikan telah terjadi dugaan pencabulan terhadap 4 orang anak dalam kampung wilayah yang sama.

“Selaku sekretaris DP PolMan, dengan ini mengambil alih sementara saluran kanal informasi yang didalamnya mengaitkan secara langsung ataupun tidak yang terkait statemen yang melibatkan Oknum Dewan Pendidikan dalam merespon sesuatu, salah satunya kasus pencabulan ini yang sementara dalam penanganan hukum pihak kepolisian. Kami juga meminta Aparat Hukum agar menyeret pelaku pelecehan seksual ini untuk diproses hukum dan dihukum seberat beratnya. Kenapa kami meminta ini dihukum berat agar ini menjadi pembelajaran kepada yang terduga pelaku tidak mengulangi perbuatannya dikemudian hari dan untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat.” Terang Awaluddin.

“Salah satu yang membuat DP PolMan lamban merespon persoalan ini ke publik karena kami menganggap dalam pusaran permasalahan ini kami berharap Ketua Dewan Pendidikan Polman bisa menempatkan dirinya secara professional dan obyektif dalam memberikan respon.” Harap Sekertaris DP PolMan.

“Awalnya kami berharap jika berada diantara dua pilihan yang sulit karena satu dan lain hal. Minimal tidak membuat statemen yang meresahkan dan bias. saya melihat ini sebagai ujian dan perlu segera dilakukan evaluasi terhadap bangunan paradigma institusi yang kita bangun.” Sambungnya.

“Dalam Rapat Pertemuan dengan ke empat orang tua korban di kantor desa Batetangnga tadi malam (17/9/2025) yang turut dihadiri Kepala Desa atas nama Dewan Pendidikan Polewali Mandar kepada korban saya menyampaikan, Permohonan maaf yang sebesar besarnya sekaligus Mengutuk keras tindakan pencabulan anak dibawa umur ini dan akan mendorong pihak kepolisian untuk menuntaskan masalah ini secara transparan dan akuntabel serta akan memonitor kasus ini hingga selesai”. Kata Sekertaris Dewan Pendidikan PolMan.

“Dewan Pendidikan juga mengimbau dalam penanganan kasus ini berjalan secara humanis dan transparan kepada korban dan keluarganya agar tidak terjadi intimidasi karena ini melibatkan anak anak dibawah umur termasuk didalamnya mengantisipasi ekses eksternal dalam wilayah Batetangnga yang berpotensi saling serang di media sosial.” Himbaunya.

Saat ditanya tentang posisi ketua Dewan Pendidikan dalam kasus ini yang cenderung memihak kepada terduga pelaku, tidak memberikan sikap empati kepada korban dan keluarganya malah membeberkan hasil visum.

Sekretaris Dewan Pendidikan polman tersebut sempat terdiam sejenak sebelum memberikan respon.

“saya kira itu kita sayangkan, Ya. Tapi saya kira itu tidak merefresentasi Dewan Pendidikan secara kelembagaan. Tapi kita akan dalami apakah itu melanggar kode etik. Nanti kita lihat.” Ujarnya.

“Tapi saya kira kita berharap kepada semua pihak siapapun itu seyogyanya memahami bahwa Dewan Pendidikan itu harus diakui secara regulatif adalah bentukan Pemerintah berdasarkan Undang-Undang Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 pasal 56 dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.” Imbuh Awaluddin.

“Tentu harapan kita dewan Pendidikan ini membangun gaya komunikasi yang lebih elegan, komunikatif dan tidak bersifat menyerang, tapi mengedepankan komunikasi substantif dan strategis.” Pungkasnya. (Rls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *