WARTAAMPERAK.COM_PASANGKAYU_))))))))) Belum genap setengah tahun sejak insiden ledakan yang menelan korban jiwa, dugaan kecelakaan kerja kembali terjadi di area PT Palma, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu.
Peristiwa sebelumnya terjadi pada Rabu (5/11) pagi, saat ledakan di area kerja perusahaan mengakibatkan tiga karyawan mengalami luka bakar serius. Para korban sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Ako, Pasangkayu.
Namun nahas, dua di antaranya meninggal dunia. Salah satu korban dilaporkan meninggal kurang dari sepuluh hari setelah kejadian, sementara korban lainnya, Asriadi, mengembuskan napas terakhir pada Jumat (26/12/2025) setelah menjalani perawatan intensif.
Kini, insiden serupa kembali mencuat. Di duga Pada Minggu (15/3), seorang karyawan kembali dilaporkan mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh akibat dugaan kecelakaan kerja di lokasi yang sama.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Ako, Pasangkayu, dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama 12 hari. Namun, kondisi korban terus memburuk.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban akhirnya meninggal dunia pada Jumat (27/3) di RSUD Ako.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, dan rencananya akan dimakamkan setelah salat Jumat.
Rentetan kejadian ini kembali memicu kekhawatiran publik terkait standar keselamatan kerja di lingkungan perusahaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Palma maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti insiden terbaru ini.
