Aipda Irham Bhayangkara Mengabdi Membangun Sepak Bola Polman

  • Bagikan

Aipda Irham Bhayangkara Polres Polewali Mandar mengabdi membangun sepak bola Kabupaten Polewali Mandar. (Foto Asn)

WARTAAMPERAK.COM_MAMUJU=== Hari ini, 1 Juli 2025. Tepat Hari Bhayangkara ke 79, menjadi momentun bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk terus mengabdi bagi masyarakat Indonesia. Sebagai pelayanan, pelindung dan pengayom masyarakat.

Dihari Bhayangkara, dimata sosok Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Polewali Mandar (Polman), Aipda Irham. Merupakan pengabdian untuk masyarakat, sekaligus pengabdian membangun olahraga sepak bola kepada masyarakat. Untuk menciptakan pemain-pemain sepak bola yang berkualitas yang dapat direkrum disejumlah club liga profesional di Indonesia. Sehingga dapat memperbaikan taraf hidupnya. Demi melahirkan pemain sepak bola di Kabupaten Polman. Serta membuka kesempatan dapat terima menjadi anggota Bhayangkara dan anggota TNI melalui jalur berprestansi.

Usai melaksanakan tugas di Satuan Lalu Lintas Polres Polman, Aipda Irham. Melanjutkan menemuai sejumlah club sepak bola dan anak sekolah sepak bola, sementara berlatih dan sementara bertanding turnament lokal diwilayah Kabupaten Polman. Agar dapat mengetahui kendala pembinaan sepak bola di Kabupaten Polman, yang menjadi upaya untuk mencarikan sulosi. Kepedulian Aipda Irham, yang dijalani mengantarkan terpilih menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Polman.

Sejak terpilih menjadi Ketua Askab PSSI Polman, Aipda Irham. Telah mengagas beberapa pendirian sekolah pembinaan sepak bola disetiap club, mengusulkan ke pemerintah Kabupaten Polman, untuk pembangun sepak bola setiap desa dan kelurahan. Mempasilitasi para pelatih baru dan wasit baru di Asosiasi Provinsi PSSI Sulawesi Barat, agar semakin banyak Pelatin dan Wasit sepak bola. Mengagas lahirnya turnament Liga Desa dan Kapolres Cup Polma, yang sekarang sudah Tiga kali digelar. Mengusulkan agar kegiatan kepelatihan pendidikan sepak bola selalu diadakan di Kabupaten Polman, karena memiliki Stadion. Serta mengajang pencipta sepak bola, instansi pemerintah, lembaga negara dan swasta di Sulawesi Barat, mengelar turnamen sepak bola di Kabupaten Polman dan di Sulawesi Barat.

Atas keperhatinan terhadap sepak bola, akhirnya Aipda Irham kembali dipercaya menjadi Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Barat. Sejak dipimpinya berhasil mengantarkan tim Futsal Provinsi Sulawesi Barat, pertama kalinya lolos di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumantera Utara. Demi mewujudkan pembangunan sepak bola di Kabupaten Polman.

Aipda Irham mengatakan. Tugas keseharian sebagai Bhayangkara di Polres Polman, sangat disyukuri untuk memberikan pelayanan prima lalu lintas kepada masyarakat. Utamanya mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di jalan raya, membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas. Dan ikutserta dalam berbagai kegiatan kepolisian yang memberikan perlindungan dan pengayamon kepada masyarakat, demi terciptanya keamananan dan ketertiban masyarakat. Bersama aparat TNI dan Isntansi terkait.

“Sangat bersyukur sekali sebagai polisi, yang dapat memberikan pelayanan, perlindungan dan mengayoman kepada masyarakat di Kabupaten Polman. Demi mewujudkan masyarakat tertib lalu lintas di jalan raya, menekan angka kecelakaan lalu lintas,” Ujarnya.

Disebutkan Aipda Irham. Kewajibaan melaksanakan tugas di korps Bhayangkara Polres Polman, secara tulus dan iklas. Namun pengabdian tersebut belum sepenuhnya cukup untuk memberikan kontribusi kemajuan bagi bangsa, khusus di Kabupaten Polman. Sehingga merasa terpanggil untuk memberikan kepedulian terhadap pembangunan sepak bola Kabupaten Polman. Dengan mengajang para pencipta sepak bola, pelatih, pemain dan para anak muda. Untuk selalu berlatih dan ikut pertandingan meskipun hanya antar desa dan kecamatan. Demi meningkatkan kemampuan bermain sepak bola sekaligus mengedukasi olahraga sepak bola kepada masyarakat dan hiburan untuk masyarakat.

“Pengabdian di Korps Bhayangkara tidaklah cukup bagi saya, untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Sehingga merasa terpanggil mengembangan olah sepak bola di Kabupaten Polman, mengajak pelatih club lokal, suporter dan masyarakat terus berlatih dan selalu ikut pertandingan. Demi kemajuan sepak bola,” Tandasnya.

Dijelaskan Aipda Irham. Untuk lebih memajukan sepak bola di Kabupaten Polman, dengan memilihan perkembangan dan pembinaan sepak bola. Dimana pertandingan sepak bola diadakan hanya pada saat mejelang Hari Kemedekaan Repbulik Indonesia 17 Agustuas, yang dilaksanakan pemerintahan bermintara dengan berbagai kalangan. Sehingga minat masyarakat khusus anak muda untuk menjadi pemain sepak bola belum sepenuh digembari. Membuatnya melakukan kaloborasi dengan semua pihak mengadakan turnamen sepak bola di Kabupaten Polman, sebagai anjang mengukur kemampuan pemain, meningkatkan pembinaan club yang ad, meningkatkan kualitas perangkat pertandingan, memberdayakan pelatih lokal dan membangun suporter militan. Agar para pelatih di Liga Profesional, dapat melirik pemain di Kabupaten Polman.

“Untuk mengukur mengasah dan kemampuan pamain, melihat kondisi kurang pertandingan sepak bola di Kabupaten Polman. Maka mencetuskan turnamen sepak bola dengan kalaborasi dengan sejumlah pihak,” Ucapnya.

Dipaparkan Aipda Irham. Dalam membangun sepak bola di Kabupaten Polman, kepolisian Polres Polman mendukung memberikan dukungan. Dengan mengagas pertama kali turnamen sepak bola Kapolres Polman Cup, sebagai kontribusi ikutserta memajukan sepak bola dan memasyarakatkan sepak bola disemua kalangan di Sulawesi Barat. Dan sarana melibatkan generasi melenial memiliki kegiatan yang produktif menciptakan dan menjaga keamanan dalam kehidupan. Dan adanya Kapolres Polman Cup memberikan motivasi dan antusiasme bagi anggota Kepolisian mengeluti sepak bola. Dengan bergabung di club yang ada di Kabupaten Polman, bahkan ada anggota kepolisian menjadi pemain sekaligus manajer tim.

“Dukung mewujudkan pembangun sepak bola datang dari instunsi kami, dengan pertama kali mengelar sepak bola Cup. Menjadi gairah dan motivasi sesama anggota Polisi. Untuk ikut membangun sepak bola dengan menjadi pemain sepak bola, usai melaksanakan tugas,” Terasnya.

Asn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *