Mahasiswa Akper MappaOudang Makassar Angkatan XVI Gelar Simulasi Disaster Nursing di Pantai Bahari Polewali

  • Bagikan

WARTAAMPERAK.COM_POLMAN=== Sebanyak 140 Mahasiswa Akper MappaOudang Makassar Angkatan XVI Tahun Akademik 2024/2025 berkumpul, meramaikan pantai bahari di pagi yang cerah itu.

Para mahasiswa tersebut menggelar kegiatan Simulasi Disaster Nursing dimana kegiatan simulasi itu merupakan aplikasi pengajaran dalam bentuk praktek lapangan di Akper MappaOudang Makassar, Sekaligus sebagai muatan lokal dan penciri kampus Akper MappaOudang Makassar yaitu keperawatan forensik

Kegiatan simulasi itu digelar 4 Mei 2025 tepatnya di Pantai Bahari Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat

Dengan menyusun tema “Kolaborasi dan Sinergitas membangun peran Mahasiswa Akper MappaOudang Makassar dalam mewujudkan masyarakat Polewali Mandar yang tangguh dan tanggap bencana”

Dalam simulasi itu dibentuk tim gabungan tanggap darurat bencana mendirikan beberapa posko baik posko induk meliputi posko coment center,pos ante mortem,pos post mortem, kesehatan lapangan dan Trauma Healing.

Salah satu tamu undangan yang sempat hadir menyaksikan kegiatan mahasiswa Akper MappaOudang Makassar itu Sekertaris Palang Merah Indonesia (PMI) Polewali Mandar Amirullah Sagena kepada awak media ini mengatakan, “kegiatan adik adik mahasiswa dari Akper MappaOudang Makassar patut diapresiasi hari ini telah menggelar kegiatan Simulasi Disaster Nursing tentu kami dari organisasi kemanusiaan di Kabupaten Polewali Mandar ini
Dimana kami tim tehnis disetiap kegiatan kebencanaan merupakan hal yang sangat bermanfaat bagi kami sebagai bentuk implementasi teori teori yang kami dapatkan di PMI yang notabene kerja sama ini sangat kami perlukan dengan instansi dan institusi terkait.” kata Amirullah.

Lebih lanjut ia mengatakan, “terkait dengan kegiatan ini tentu kami di PMI masih kekurangan sumber daya jadi dengan mengikuti kegiatan ini tentu merupakan bentuk pelatihan pelatihan yang kami ikuti salah satu hal yang bisa menguatkan kapasitas kami sebagai organisasi kemanusiaan.” Terang Amirullah.

Masih ditempat yang sama Direktur Akper MappaOudang Makassar Kompol Dardin S, Kep. Ns. M, Kep.Ada beberapa alasan sehingga di laksanakan simulasi bencana :

  1. Melaksanakan tri dharma perguruan tinggi;
  2. Keperawatan forensik adalah muatan lokal di Akper Mappaoudang mengaplikasikan ilmu keperawatan forensik dalam penanganan bencana.

“kegiatan inimelibatkan beberapa stakeholder sehingga perlu melakukan simulasi untuk melihat peran, tugas dan tanggung jawab masing masing pihak (Institusi ).”Kata Dardin.

 

(Syarifudin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *